Panduan Umroh Ringkas untuk Pemula

·

·

,
Tuntunan umroh praktis

Umrah adalah ibadah mulia yang memerlukan pelaksanaan sesuai tuntunan Islam; panduan umrah yang praktis dan ringkas menjelaskan langkah-langkah penting, seperti persiapan ihram, niat, miqot, thawaf, sa’i, serta adab dan larangan. Agar ibadah berlangsung sah, tertib, dan khusyuk.

Persiapan Sebelum Memakai Pakaian Ihram

  • Perawatan pribadi: Potong kuku, tipiskan kumis, dan cukur bulu ketiak serta bulu kemaluan.
  • Mandi: Disunnahkan mandi bagi laki-laki maupun wanita termasuk yang sedang haidh atau nifas.
  • Pakaian: Laki-laki melepas pakaian yang membentuk lekuk tubuh lalu mengenakan pakaian ihram; wanita melepas penutup wajah dan tidak memakai sarung tangan saat mulai berihram.
  • Wewangian: Setelah mandi, laki-laki disunnahkan memakai wewangian pada badan sebelum berihram; wanita boleh memakai wewangian yang tidak tampak baunya.
  • Niat ihram dari tempat Miqat: Setelah semua persiapan, berniat dengan mengucapkan: “Labbaik allahumma ‘umrah” sebagai tanda masuk manasik umrah. Jika niat dilakukan setelah salat wajib, itu lebih utama; bila tidak bertepatan, lakukan salat sunnah dua raka’at berniat salat sunnah wudhu. Salat sunnah ihram yang kadangkala dilakukan jamaah tidak memiliki tuntunan yang shahih.

Miqot Makaniyah — Titik Mulai Berihram

Miqot makaniyah adalah lokasi di mana orang harus berniat ihram bila bermaksud haji atau umrah. Lima miqot utama:

  • Dzulhulaifah (Bir ‘Ali) — miqot penduduk Madinah
  • Al Juhfah — miqot penduduk Syam
  • Qornul Manazil (As Sailul Kabiir) — miqot penduduk Najed (sekitar Riyadh)
  • Yalamlam (As Sa’diyah) — miqot penduduk Yaman
  • Dzatu ‘Irq (Adh Dhoribah) — miqot penduduk Irak

Jika melewati miqot tanpa berihram dengan sengaja, hukumnya wajib kembali untuk berihram di tempat itu atau mengganti dengan damm berupa menyembelih seekor kambing yang disalurkan ke kaum miskin di Makkah.

Larangan Saat Berihram

Hal-hal yang dilarang dilakukan selama dalam keadaan ihram:

  • Mencukur rambut seluruh badan termasuk kepala, kumis, bulu ketiak, dan bulu kemaluan
  • Menggunting kuku
  • Menutup kepala dan menutup wajah bagi perempuan kecuali saat ada laki-laki bukan mahrom di hadapannya
  • Mengenakan pakaian yang membentuk lekuk tubuh seperti baju ketat, celana yang membentuk, atau sepatu tertutup untuk laki-laki
  • Menggunakan wewangian pada badan atau pakaian ihram
  • Memburu hewan darat yang halal dimakan
  • Melakukan khitbah dan akad nikah
  • Jima’ (hubungan intim)
  • Mencumbu istri di bagian selain kemaluan

Hal-Hal yang Masih Dibolehkan Saat Ihram

  • Memakai aksesori seperti jam tangan, headset, cincin, sandal, kacamata, ikat pinggang, tas pinggang, payung, perban
  • Merapikan atau merubah posisi pakaian ihram
  • Mencuci pakaian ihram
  • Mandi dan membersihkan kepala serta badan
  • Rambut rontok yang terjadi tanpa disengaja tidak membatalkan ihram

Talbiyah — Bacaan dan Waktu

  • Waktu: Talbiyah dimulai saat berihram hingga memulai thawaf.
  • Bacaan talbiyah:
    لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ.لَبَّيْكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ.إِنَّ الحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالمُلْكُ.لاَ شَرِيْكَ لَكَ
    “Labbaik Allahumma labbaik. Labbaik laa syariika laka labbaik. Innalhamda wan ni’mata, laka wal mulk, laa syariika lak”
  • Adab: Laki-laki disunnahkan mengeraskan suara saat bertalbiyah.

Setibanya di Makkah

  • Disunnahkan mandi setibanya di Makkah namun bukan kewajiban.
  • Masuk Masjidil Haram diawali dengan membaca doa masuk masjid:
    اللَّهُمَّ افْتَحْ لِى أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ
    “Allahummaf-tahlii abwaaba rohmatik”
  • Setelah itu jamaah menuju Ka’bah untuk melaksanakan thawaf.

Thawaf Umrah — Tata Cara dan Adab

  • Laki-laki disunnahkan melakukan idhtiba’ yaitu membuka pundak kanan, menata kain ihram sehingga ujungnya berada di bawah ketiak kanan dan sisi lain di pundak kiri.
  • Lakukan tujuh putaran thawaf dimulai dan diakhiri di Hajar Aswad. Jika memungkinkan, ketika sampai di Hajar Aswad baca “Allahu akbar” atau “Bismillah Allahu akbar”, usap dan cium Hajar Aswad dengan tangan kanan; bila tidak memungkinkan, cukup mengusap atau memberi isyarat dengan tangan tanpa mencium. Ucapan atau isyarat dilakukan setiap putaran jika memungkinkan.
  • Hindari desak-desakan dan jangan menyakiti jamaah lain; tidak perlu mengeraskan suara dzikir saat thawaf.
  • Ketika melewati Rukun Yamani, jika mampu, usap dengan tangan tanpa perlu mencium atau mengusap berlebihan. Jika tak memungkinkan, lewati saja tanpa isyarat atau takbir.
  • Disunnahkan membaca doa antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad:
    رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
    Robbanaa aatina fid dunya hasanah wa fil aakhirooti hasanah, wa qinaa ‘adzaban naar
  • Roml: Disunnahkan berjalan cepat dengan langkah pendek (roml) pada tiga putaran pertama bagi yang mampu; empat putaran sisanya berjalan biasa.

Kesalahan Umum Saat Thawaf

  • Melakukan thawaf sebagian di dalam Hijr Ismail karena mengira bagian itu terpisah dari Ka’bah; padahal Hijr adalah bagian Ka’bah sehingga thawaf harus di luar.
  • Mengusap seluruh penjuru Ka’bah, menyinggung penutup Ka’bah, pintu Ka’bah, atau Maqam Ibrahim tanpa tuntunan.
  • Saling dorong dan desak-desakan antar jamaah, terutama di area Hajar Aswad dan Maqam Ibrahim.

Setelah Selesai Thawaf Umrah

  • Tutup kembali pundak kanan yang semula dibuka saat idhtiba’.
  • Lakukan shalat dua raka’at di belakang Maqam Ibrahim bila memungkinkan; jika sulit, shalatlah di mana saja di Masjidil Haram. Shalat ini termasuk shalat sunnah muakkad.
  • Anjuran bacaan: Raka’at pertama setelah Al-Fatihah dianjurkan membaca surat Al-Kafirun; raka’at kedua setelah Al-Fatihah dianjurkan membaca surat Al-Ikhlas; membaca surat lain tetap diperbolehkan.
  • Setelah thawaf dan shalat sunnah, lanjutkan ke bukit Shafa untuk memulai sa’i antara Shafa dan Marwah.
  • Kemudian setelah sa’i tujuh kali dimulai dari bukit Shafa dan berakhir di Marwah, maka dilanjutkan dengan Tahalul atau memotong keseluruhan atau sebagian rambut di kepala.

Sumber: rumaysho.com

Mengapa Kita Selalu Rindu Baitullah

Kerinduan ini bukan soal harta, bukan soal jabatan.
Ia tumbuh dari iman…
Dan saat Allah menanamkan rindu itu di dada,
Percayalah… panggilan-Nya tak pernah salah alamat.

Umroh bareng keluarga, hotel dekat Masjid,
perjalanan nyaman dan ibadah mudah?

Paket Umroh Family-Friendly udah ready + Extra promo-nya juga! Yuk daftar sekarang sebelum kehabisan!